laluannegeri.com, Batam – Dewan Pimpinan Provinsi Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Kepulauan Riau mengimbau masyarakat untuk merespons secara bijak setelah Anggota DPR RI Komisi I, Endipat Wijaya, menyampaikan klarifikasi dan permintaan maaf atas pernyataannya yang sempat memicu polemik di ruang publik.
Ketua DPP IARMI Kepri, Agus Wibowo, menilai langkah klarifikasi dan permintaan maaf tersebut merupakan tindakan tepat untuk meredakan ketegangan. Ia berharap masyarakat tidak lagi memperpanjang perdebatan yang dapat mengganggu fokus bersama.
“Permintaan maaf Bapak Endipat Wijaya sudah disampaikan secara terbuka. Dalam kondisi seperti ini, kami berharap publik merespons dengan kepala dingin. Masih banyak saudara-saudara kita di Sumatera yang membutuhkan bantuan segera,” ujar Agus.
Agus menekankan bahwa situasi bencana di sejumlah wilayah Sumatera membutuhkan perhatian penuh dari berbagai pihak. Ia mengajak masyarakat untuk mengalihkan energi pada upaya kemanusiaan dan menjaga suasana tetap kondusif.
Menurutnya, para relawan, donatur, dan petugas di lapangan telah bekerja keras membantu para korban. Karena itu, dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar proses penanganan dan pemulihan dapat berjalan optimal.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kepri ikut menunjukkan solidaritas. Ini saatnya kita saling menguatkan,” tambahnya.
Secara nasional, IARMI membuka penggalangan dana untuk membantu para penyintas bencana. Donasi dapat disalurkan melalui rekening Bank DKI 113.28.04285.7 atas nama DPN IARMI. Agus memastikan seluruh bantuan akan dikelola secara transparan dan disalurkan langsung kepada korban.
“Kami mengajak publik untuk tetap tenang, menjaga suasana sejuk, dan bersama-sama mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana,” tutup Agus.
(HE)


















