Laluannegeri.com, Batam, 15 Desember 2025 — Yayasan Sahabat Ainon Ibrahim (YSAI) menyalurkan bantuan donasi untuk korban banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Batam. Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp5.000.000 tersebut diserahkan langsung di Kantor BAZNAS Batam, Batam Centre, dan diterima oleh Ustadz Harith Ramanaldi selaku perwakilan BAZNAS Batam.
Donasi ini merupakan hasil penggalangan dana dari para dermawan di Singapura yang dihimpun oleh tim YSAI Singapura di bawah komando Abdul Rahman Ibrahim, Founder Yayasan Sahabat Ainon Ibrahim. Melalui sambungan telepon, Abdul Rahman menyampaikan bahwa musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra telah menimbulkan duka mendalam.
“Bencana ini merenggut banyak korban jiwa dan menghancurkan rumah penduduk. Duka mereka adalah duka kita semua,” ujarnya.
“Para sahabat di Singapura tergerak untuk membantu, dan YSAI Singapura akan terus membuka donasi untuk meringankan beban para korban.”
BAZNAS Batam menyampaikan apresiasi atas kepercayaan YSAI dalam menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi pemerintah tersebut. Ustadz Harith Ramanaldi menegaskan bahwa amanah ini akan disalurkan tepat sasaran kepada para korban banjir di wilayah terdampak.
“Kami sangat berterima kasih kepada YSAI. Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut dalam berbagai program kemanusiaan di Batam,” ungkapnya.
Sementara itu, Eko Istiyanto, pengurus YSAI yang menyerahkan donasi secara langsung, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para donatur di Singapura.
“Jazakumullah khairan katsira kepada seluruh donatur. Semoga menjadi amal jariyah dan mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT,” ujarnya.
“Kami memilih BAZNAS Batam karena merupakan lembaga resmi pemerintah yang kompeten dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana.”
Sebagai bentuk apresiasi, BAZNAS Batam turut memberikan Piagam Penghargaan kepada YSAI atas partisipasinya dalam program kemanusiaan Pray For Sumatra.
Berita ini menggambarkan sinergi antara lembaga sosial dan masyarakat internasional dalam membantu sesama, sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian tidak mengenal batas negara. (HE)


















