banner 728x250
Agama  

Wisuda Tahfidz Pondok Pesantren Al Askar Jazirah Melayu Batam Meriah dan Penuh Haru

banner 120x600
banner 468x60

laluannegeri.com, Batam, 4 Juni 2026 – Pondok Pesantren Al Askar Jazirah Melayu Kota Batam sukses menggelar acara Wisuda Tahfidz Al Qur’an pada Kamis (4/6) di Masjid Chadidjah Abu Bakar, Tanjung Gundap, Batam. Puluhan santri diwisuda dengan capaian hafalan mulai dari 1 juz, 3 juz hingga 5 juz Al Qur’an.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya KH. Muh. Nur Alfik, SQ., S.Sos.I selaku Ketua Yayasan Mahad Al Askar Sulawesi Tenggara sekaligus Koordinator Al Askar seluruh Indonesia, Ustadz H. Ir. Fahmi Abdul Kadir Askar Ketua Yayasan Mahad Al Askar Pusat Jakarta, serta Syeikh Kamal Al Khattami dari Madinah yang merupakan Guru Tahfidz dan Pembina Sanad Mahad Askar Pusat Jakarta.

banner 325x300

Turut hadir pula perwakilan dari organisasi Perpat Kota Batam yang diwakili oleh Wandi, serta perwakilan dari Pondok Pesantren Al Hasan dan Pondok Pesantren At Taqiq Batam. Kehadiran wali santri dan masyarakat sekitar menambah semarak suasana.

Acara dipandu oleh Ustadz Suryadi, S.Ag, Pimpinan Pesantren Al Askar Jazirah Melayu Batam. Dalam sambutannya, Ustadz Rian Faisal, S.Pd selaku Ketua Yayasan Al Askar Jazirah Melayu Batam menyampaikan sejarah berdirinya pesantren, motivasi, serta program-program unggulan yang ditawarkan. Ia menegaskan bahwa pesantren ini hadir untuk membuka akses pendidikan tahfidz bagi anak-anak di pulau.

Dukungan juga datang dari Wandi mewakili Perpat Batam yang berkomitmen memperkuat keberadaan pesantren. Sementara itu, KH. Muh. Nur Alfik memberikan motivasi kepada para santri agar tidak hanya berhenti di tahfidz, tetapi juga melanjutkan pendidikan formal hingga jenjang S1. Ia bahkan menjanjikan beasiswa bagi santri berprestasi.

Dalam kesempatan yang sama, Ustadz Fahmi Abdul Kadir Askar mengajak anak-anak pulau untuk bergabung di Pesantren Al Askar, dengan harapan kelak mereka dapat kembali mengabdi di daerah kepulauan dan membuka pusat tahfidz baru.

Kolaborasi juga terlihat dengan kehadiran Eko Istiyanto dari Yayasan Sahabat Ainon Ibrahim (YSAI). Ia menyampaikan salam dari pendiri YSAI, Abdul Rahman Ibrahim, yang mendoakan agar seluruh santri kelak mampu menghafal 30 juz Al Qur’an.

Acara wisuda ditutup dengan ramah tamah dan makan siang bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen Pesantren Al Askar Jazirah Melayu Batam dalam mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan siap mengabdi untuk umat serta bangsa.

Sebuah langkah besar untuk melahirkan hafidz-hafidzah dari kepulauan, demi masa depan generasi Qur’an Indonesia. (HE)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *